Bab 1: Pertemuan yang Membakar
Zetian, pahlawan legendaris dari dunia Mobile Legends, berdiri di tepi hutan terlarang dengan armor peraknya yang berkilau di bawah sinar bulan. Matanya tajam, penuh misteri, namun ada hasrat yang membara di balik sorotnya. Dia bukan wanita biasa—tubuhnya menyimpan rahasia unik yang membuatnya berbeda dari siapa pun. Rahimnya, tersembunyi di dalam ususnya, menjadi pusat keinginannya untuk merasakan kenikmatan, kehamilan, dan segala hasrat primal yang tak bisa dia capai melalui jalur biasa. Vaginanya hanyalah saluran kosong, tak mampu memberikan apa yang dia dambakan. Hanya duburnya—jalan terlarang itu—yang menjadi gerbang menuju ekstasi.
Di sisi lain hutan, seorang pria bernama Raka, seorang petualang berbadan tegap dengan tatapan liar, muncul dari balik bayang-bayang. Dia telah mendengar legenda tentang Zetian, wanita yang konon bisa membakar jiwa pria hanya dengan satu sentuhan. Raka bukan pria yang mudah takluk, tapi malam ini, dia merasa ada sesuatu yang memanggilnya.
'Jadi, kau Zetian yang terkenal itu,' ujar Raka, suaranya dalam dan penuh tantangan, sambil menyandarkan pedangnya di bahu. 'Aku dengar kau punya... cara sendiri untuk bersenang-senang.'
Zetian menyeringai, melangkah mendekat dengan gerakan yang penuh percaya diri. 'Dan aku dengar kau pria yang tak takut mati, Raka. Tapi apa kau cukup berani untuk menyelami rahasiaku?' Matanya menyipit, penuh godaan. 'Aku bukan wanita yang bisa kau mainkan dengan cara biasa.'
Raka tertawa kecil, matanya tak lepas dari lekuk tubuh Zetian yang terbungkus armor ketat. 'Aku suka tantangan. Ceritakan padaku, apa yang membuatmu begitu... berbeda?'
Zetian mendekat, jarak di antara mereka hanya sejengkal. Aroma tubuhnya, campuran keringat dan semerbak bunga liar, membuat Raka terpikat. 'Tubuhku bukan seperti yang kau kenal,' bisiknya, suaranya seperti beludru yang membelai telinga. 'Aku tak bisa merasakan apa pun di tempat yang kau pikirkan. Tapi di sini...' Dia menepuk pinggulnya dengan senyum nakal. 'Di sinilah aku hidup. Di sinilah aku ingin merasakan segalanya.'
Raka menelan ludah, merasakan panas mulai naik di tubuhnya. 'Jadi, kau bicara tentang... jalur belakang?'
'Jangan sebut itu begitu kasar,' sahut Zetian dengan nada menghina, tapi matanya penuh hasrat. 'Ini bukan sekadar permainan. Ini tentang hasrat, tentang kehidupan. Aku ingin merasakan orgasme, aku ingin hamil, aku ingin segalanya... melalui duburku. Kau pikir kau bisa memberikannya padaku?'
Raka tersenyum lebar, tangannya meraih pinggang Zetian dengan penuh percaya diri. 'Aku bukan pria yang mundur dari apa pun, terutama dari wanita sepertimu. Aku akan membuatmu merasakan apa yang kau inginkan.'
Zetian mendorong dadanya ke arah Raka, napasnya mulai berat. 'Buktikan. Aku bukan wanita yang mudah puas. Aku ingin kau buat aku bergetar, Raka. Aku ingin kau buat aku... meledak.'
Mereka saling menatap, listrik di antara mereka hampir terlihat. Raka menarik Zetian lebih dekat, tangannya meluncur ke belakang, merasakan lekuk tubuhnya yang panas. Zetian menggigit bibirnya, merasakan dorongan yang membakar di dalam dirinya. Malam ini, di bawah sinar bulan, mereka tahu bahwa ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah awal dari sesuatu yang liar, terlarang, dan penuh gairah yang akan mengguncang dunia mereka.
Want to know how it ends?
This is just the opening chapter. Continue the saga — or write a steamy tale starring you.